Berkabung,
kematian, kesedihan, dan masih banyak lagi arti dari kata “hitam”. Banyak yang
tidak suka dengan warna ini. Ada yang menafsirkan dengan hal-hal yang berbau
negatif seperti klenik, angker, misterius, dan sebagainya.
Aku
suka hitam, kucingku hitam, rambutku hitam, mataku dan semua yang melekat di
ragaku berwarna hitam (termasuk kulit hehehe). Yang paling tidak kusuka dengan
hitam adalah julukan yang diberikan teman-teman sekolah untukku. Julukan yang
paling menyakitkan buatku adalah Si Gemblong. Kalian pasti tahu apa itu
gemblong. Gemblong adalah jajanan pasar yang terbuat dari ketan dan warnanya
hitam. Minder dan malu rasanya mendapat julukan tersebut. Rasanya enggan untuk
keluar rumah. Tapi akhirnya aku bisa melampaui semuanya sampai saat ini dengan
berusaha untuk menjadi yang terbaik diantara mereka yang mencemoohku.
Mendapatkan
pekerjaan di sebuah perusahaan besar menjadi suatu kebanggaan tersendiri
buatku. Lagi-lagi masalah hitam yang mencuat dan semakin menohok perasaan dan
harga diriku. Posisi sebagai seorang sekretaris direksi menjadi pertaruhan
antara ego dan harga diri. Diharuskan menjadi cantik, berpenampilan menarik,
dan berpostur proposional adalah kendala yang sangat pelik buatku (mungkin juga
buat kamu). Kamu lihat saja aku, cantik..enggak. Hitam…iya…Huff..diskriminasi
warna kulit dan bentuk tubuh ternyata masih ada di negara ini. Akhirnya, resign
menjadi pilihan yang terbaik. Apakah menjadi yang terbaik harus diukur dari
fisik saja? Masih banyak perusahaan yang membutuhkan skill dan kecerdasan
daripada kecantikan fisik.
Hitam
juga bisa menyesatkan. Bisa membuat kita hilang arah. Menggapai dalam pekatnya
kegelapan dan membutakan mata hati seperti yang terjadi dengan negara kita saat
ini. Hasrat, ambisi, prestige, harta, kedudukan, dan kawan-kawannya telah
menghitamkan mata mereka. Hmmm..mereka ternyata tak lebih baik daripada tukang
pijat tunanetra yang dalam kehitaman masih bisa melihat jalan terang. Bukannya
mencari jalan terbaik dan bekerjasama menyelesaikan berbagai masalah, eh malah
membuat negara kita menjadi semakin hitam.
Yang
paling unik dan yang paling kusuka dengan hitam adalah Komunitas Punk dengan
semua atribut Gothic dan hitamnya. Pada awalnya yang ada di benakku hanya kata
seram dan aneh. Ingin rasanya jauuuuuhhh dari mereka. Tapi ternyata tidak bisa.
Why?...
Cerita
ini terjadi pada waktu aku kuliah sekitar tahun 2000-2005, aku mau tidak mau
harus lewat di depan mereka (punkers) baik berangkat maupun pulang kuliah.
Mereka setiap hari eksis di dekat kampus (karena markas mereka memang ada
disitu). Pada suatu hari, aku ambil kelas malam. Tiba-tiba, ada seorang pria
tak dikenal langsung menggandeng tanganku. Kaget sekali pada saat itu. Sempat
terjadi pertengkaran kecil. Tak dinyana, beberapa anak punk menghampiri kami
dan langsung menghardik pria tersebut. Tentu saja pria tersebut lari tunggang
langgang. Bahkan yang aku tidak sangka, mereka (punkers) mengantar sampai di
depan kosanku. Jadi terharu melihat dan merasakan kebaikan mereka hiks hiks
hiks. Sampai aku lulus, mereka selalu menemaniku tanpa imbalan apapun. Untuk itulah,
seluruh isi thesisku mengupas habis tentang ‘Gothic’ dan aku dedikasikan untuk
mereka. Pada saat aku wisuda, mereka datang. That’s a moment I never forget in
my life. Sampai sekarang, kami masih sering kontak lewat jejaring sosial dan
juga telepon. I miss you guys…
Ada
banyak hitam di sekitar kita. Hitam kan tidak hanya dilihat dari warna saja.
Seperti puisiku yang berjudul “Hitam Warnanya” berikut ini:
Hitam
kucingku
Bulunya
hitam, warna hitam
Bola
mata hitam
Hitam
jantung
Hitam
hati sehitam malam kelam
Mata
hitam yang memandang
Lalu….
Dalam
malam ia haus warna hitam
Terbayang
kucing malam
Dalam
bayang membayang
Keanekaragaman
(penuh
bayang hitam membayanginya
Oh,
malangnya kucingku)
Nah
lho, isi dunia ini penuh dengan keanekaragaman yang sangat indah sekali. Hitam
itu berkah. Hitam itu anugerah. Menjadi ‘hitam’ jangan kita sesali karena itu
adalah pilihan hidup dari Tuhan untuk kita syukuri. Jangan pernah memandang
sebelah mata dan bepikir picik dengan “Hitam”. I love everything about BLACK.

No comments:
Post a Comment