Adakalanya kita tak paham
Dan bahkan tak akan pernah mengerti
Batas antara makna mencintai dan menyakiti
Sedang keangkuhan hati
Tak mampu mengurai kebodohan kita yang abadi.
Apakah untuk mengukir makna cinta,
mesti menggurat hati dengan belati?
Yan....
Kalau memang masih ada tersisa kenangan masa lalu,
kenapa kita mesti kehilangan?
Sedang ia adalah sebuah dunia
Dimana kita bisa berkaca
Sudah sampai dimanakah kita sekarang?
(Lampung, 1999)

No comments:
Post a Comment