Monday, September 24, 2012

Senandung Alit Buat Ryan

Telah berulangkali kucoba menepis
Bayang-bayang wajahmu dari mimpiku
Namun senyum di bibirmu telah menggurat
Malam-malamku pedih.


Telah berulangkali kucoba lupakan

Merdu nada suaramu alunkan asmara
Tetapi kata-katamu demikian merasuk
Ke dalam samudera sukma


Telah berulangkali kucoba hapuskan

Namamu dari lembar-lembar kalbu
Namun setiap kutemukan cinta
Hanya tersebut sebuah nama
dari bibirku yang gemetar, namamu.


Sedang dari kembaraku yang panjang

Telah berulangkali kutikamkan
Belati cintaku, hingga tak bisa lagi
Kubedakan rintih tangis keputusasaan
Dan tatap sarat oleh dendam membara
Cinta yang terluka.


Barangkali kita tak harus musnahkan

Potret masa silam betapapun buruknya.
Karena ia telah terlukis
Di setiap dinding hati


Telah kugadaikan seluruh khayalku

Untuk memahami setiap kata cinta
Yang terungkap dari bayang-bayang
Senyummu mengembang-mengacaukan
Detak jantungku.


Telah demikian lama kutunggu

Tetes-tetes embun di kelopak bunga
Yang mampu sejukkan hatiku
Gelisah oleh rindu asmara.


Namun tampaknya sia-sia jua

Karena aku tak pernah mampu memaahami
Getar senyum di bibirmu.


(Sementara tubuh dan jiwaku tetap saja bagai sang Pengelana mengais cinta di setiap persinggahan)

4 comments:

  1. Alhamdulilah mbk Rahmi..dr dlu cm msh malu..soalnya ada yg bilang klo puisi tu noraaaakkk abeeeesss hehehehe

    ReplyDelete